Jual Kantong Plastik Soft Handle, Softloop, Handle, Kantong Fashion, Kantong Tenteng

Kami menjual Kantong Plastik berbentuk Handle, yang biasa disebut Soft handle, Softloop, Kantong Fashion atau Kantong Tenteng. Bentuk plastik handle ini umumnya memang banyak digunakan untuk kantong isi-isi item Fashion (Baju, Aksesories, dan lainnya).
Untuk kantong ini, bisa kami proseskan menggunakan material plastik jenis HD maupun PE. HD konsepnya lebih kaku dan tidak begitu glossy, jadi lebih cocok untuk item yang tidak begitu butuh printing banyak warna, serta untuk item yang agak berat. Lain halnya jika kita memakai material PE, yang jenis plastik ini lebih lemes, lentur dan glossy, jadi lebih cocok untuk kantong fashion, printing yang banyak/ full.
Kemudian untuk ukuran bisa disesuaikan dengan permintaan (customize). Kami bisa bantu settingkan, serta untuk printing juga bisa di diskusikan, lebih cocoknya seperti bagaimana.
Mengenai kuantity, tentunya ada satu angka minimum yang harus kami tetapkan agar efisiensi produksi kami bisa tercapai.
Berikut ini merupakan contoh kantong plastik Fashion, Soft handle, Soft loop yang saya maksudkan :



Untuk pemesanan Aneka Plastik bisa hubungi Marketing kami dengan kontak di bawah ini :

Andrias Saputra (0857-8180-8999 / 0822-6060-8058)
email : Andrias.Multiplas@gmail.com

Denah menuju ke Kantor PT. Multiplas Kreatif Mandiri

PT. Multiplas Kreatif Mandiri
General & Flexible Packaging Service and Equipment



Office:
Blugreen-Boutique Office 5th Floor
Unit D-Blue, Suite DB-5C
Jl. Lingkar Luar Barat Kav. 88
Kembangan - Jakarta 11610
Indonesia
Telp. +6221-2952-7196 / +6221-2952-7198
Fax. +6221-2952-7193

WorkShop :
Kavling DKI Blok 70 No. 10
Meruya Utara - Jakarta Barat
Indonesia 11620



Berikut Denah menuju Office PT. Multiplas Kreatif Mandiri
Patokan kalau dari arah Grogol via Daan Mogot, ketemu lampu merah perempatan Cengkareng, ke arah Kiri, yang munuju ke arah PURI Kembangan. Setelah Gedung OT dan Ciputra International, itu Gedung BluGreen Boutique Office
Gedung BluGreen Boutique Office tampak dari Depan
Gedung BluGreen Boutique Office tampak dari Depan

Kelebihan/ Keunggulan dan Kelemahan Plastik

Coba perhatikan benda yang ada di sekeliling kita, hampir semuanya terbuat dari plastik bukan?? Ya, plastik merupakan benda yang sering dijumpai di sekitar kita. Bahkan setiap hari kita menggunakan plastik untuk mengolah, menyimpan atau mengemas makanan, karena plastik memang lebih praktis digunakan dibandingkan bahan lainnya. Selain itu plastik lebih awet dan tahan lama daripada kemasan alami seperti daun yang mungkin sudah susah dicari.

Keunggulan dari pemakaian Plastik itu sendiri diantaranya plastik itu Kuat, Flexible/ Luntur, Ringan, Murah, Gampang dicari, Tidak Karatan, Tidak Mudah pecah, mudah diberi warna sehingga menambah daya tarik, mudah dibentuk sesuai fungsi yang diinginkan serta isolator panas/ listrik yang baik.


Selain keunggulan, tentunya plastik juga memiliki kelemahan yang dimana beberapa jenis plastik tidak tahan panas.Jika tidak digunakan sesuai fungsinya, bahan-bahan kimia yang terkandung dalam plastik dapat membahayakan kesehatan. Dan Plastik membutuhkan waktu puluhan tahun hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami (non-biodegradable), karena itgu, berbagai temuan terbaru seperti campuran bahan biodegradable ke dalam proses plastik yang bisa membuat plastik bisa hancur/ terurai hanya dengan kurun waktu sekitar 2(dua) tahun saja.

Untuk pemesanan Aneka Plastik bisa hubungi Marketing kami dengan kontak di bawah ini :

Andrias Saputra (0857-8180-8999 / 0822-6060-8058)
email : Andrias.Multiplas@gmail.com

Jual Kantong Plastik Sampah

Kantong Plastik Sampah (Hitam / Bening)

Kami menjual Kantong Plastik Sampah (Hotel, Resto, Rumah Sakit), tidak hanya dipergunakan untuk buang sampah tapi bisa juga digunakan untuk hal lainnya.
Berikut adalah beberapa material Plastik Sampah yang kami bisa kami proseskan:
  • Plastik Hitam jenis PE (LLDPE)
  • Plastik Hitam jenis HD (HDPE)
  • Plastik Bening / polos jenis PE (LLDPE)
  • Plastik Bening / polos jenis HD (HDPE)
Ukuran bisa disesuaikan dengan permintaan (customize).
Umumnya ukuran plastik sampah umumnya di 60cm x 100cm, 80cm x 100cm, 90cm x 120cm, tetapi berhubung kami merupakan produsen langsung, jadi bisa customize ukuran sesuai permintaan.
Minimal quantity proses di 500kg/ ukuran.

Untuk pemesanan Aneka Plastik bisa hubungi Marketing kami dengan kontak di bawah ini :

Andrias Saputra (0857-8180-8999 / 0822-6060-8058)
email : Andrias.Multiplas@gmail.com

Bag Making atau Finishing Bag (Standing Pouch, Three Side Seal / Three Block Seal, and Center Seal)

Sesuai info dari artikel sebelumnya, bahwa bentuk finishing dari Flexible Packaging / Laminated Packaging ini bisa berupa Roll-an, bisa juga berupa Bag.
Nah, disini akan saya infokan lebih detail mengenai finishing dalam bentuk Bag.

Untuk finishing dalam bentuk Bag ini, umumnya terdiri dari 3 jenis yaitu :
1. Standing Pouch
2. Three Side Seal
3. Center Seal

3 item bentuk bag diatas, masing-masing memiliki opsi -opsi tambahan lain selain bentuk standartnya, misalnya dari Standing Pouch bisa ditambah zipper, v-cut bahkan yang terbaru dengan spout.
Standing Pouch

Standing Pouch with Zipper and V-Cut

Untuk item Three Side Seal bag juga memiliki beberapa tambahan opsi seperti dengan zipper dan v-cut.

Dan terakhir item Center Seal bag juga sama, memiliki beberapa opsi yang bisa ditambahkan ke finishing bagnya seperti Gusset (lipatan dikiri/ kanan bag), dan V-Cut.


Untuk pemesanan Aneka Plastik bisa hubungi Marketing kami dengan kontak di bawah ini :

Andrias Saputra (0857-8180-8999 / 0822-6060-8058)
email : Andrias.Multiplas@gmail.com

Flexible Packaging (Kemasan Lentur)

Flexible Packaging/ Kemasan Lentur merupakan suatu packaging yang dihasilkan melalui sebuah proses Laminasi (Dry Lamination/ Extrusion Lamination). Yang dimana Laminasi ini merupakan penggabungan 2 atau lebih material lembaran (plastik, kertas dll) untuk mendapatkan mutu kemasan yang diinginkan.

Mutu kemasan yang diinginkan berupa:
- Flexibel, mencapai ketebalan tertentu.
- Kuat, tahan bocor, gas barriernya baik / cocok.
- Cocok untuk mesin packing yang digunakan.
- Tahan terhadap kimia.
- Penampilannya menarik / baik.
- Melindungi isi kemasan secara optimal.
- Dapat di cetak dengan baik (penyampaian pesan).
- Dll.

Tujuan proses Laminasi : menentukan kombinasi material yang cocok dengan suatu produk tertentu.

Spesifikasi Flexible Packaging/ Kemasan Lentur ditentukan oleh:
1. Jenis Isi (aplikasi pemakaian untuk apa?)
2. Mesin Pengisinya (Filling machines)
3. Berat Isi
4. “Shelf Life” (masa sampai kadaluarsa)
5. Harga Jual
6. Peredaran, Distribusi, dan Cara Penjualan
7. Keinginan Khusus : mudah disobek, harus bisa ditutup kembali atau bisa berdiri.

Material-material yang umumnya digunakan untuk proses laminasi itu diantaranya PET, OPP, Nylon, Kertas, Cellophane, LLDPE, CPP, VM CPP, VM PET, Aluminium Foil, dan lainnya.

Finishing dari flexible packaging ini bisa berupa Roll, bisa juga berupa Bag (Standing Pouch with or without zipper, Three Side Seal dan Center Sealing Bag with or without gusset).

Untuk pemesanan Aneka Plastik bisa hubungi Marketing kami dengan kontak di bawah ini :

Andrias Saputra (0857-8180-8999 / 0822-6060-8058)
email : Andrias.Multiplas@gmail.com

Sejarah Plastik

Alexander Parkes, orang yang pertama kali memperkenalkan istilah plastik. Ketika itu, Parkes memperkenalkannya di sebuah Great International Exhibition di London pada 1892. Parkes mengistilahkan temuannya itu bernama "Parkesin" yakni sebuah material organik yang berasal dari selulosa atau serat yang dapat dibentuk bila dipanaskan dan mengeras ketika suhunya turun.

Istilah selulosa kemudian menjadi semakin terkenal ketika John Wesley Hyatt menemukan jenis terbaru serat ini. Penemuannya itu terjadi pada 1869 ketika dia mencampur selolusa organik dengan alkohol. Salah satu hasilnya adalah ketika bola biliar yang semula terbuat dari semen digantikan dengan bahan temuan Hyatt ini. Sayangnya, temuan Hyatt dianggap kurang bagus sebab jenis plastik ini sangat mudah meleleh di udara panas dan akhirnya bentuknya rusak. Namun, di sisi lain, temuan Hyatt ini kemudian sangat fenomenal dalam perkembangan dunia fotografi. Ketika selulosa dijadikan bahan pembuat film yang kemudian disebut seluloid pada awal 1900.

Dalam waktu hampir bersamaan, tepatnya 1897, muncul jenis plastik lain bernama formaldehyde resins atau disebut bakelit. Tidak jelas siapa penemunya. Namun, jenis plastik ini kemudian disebut sebagai plastik modern. Sifatnya lebih lunak dan mirip serbuk. Salah satu produk yang terkenal ketika itu adalah ketika jenis ini digunakan sebagai campuran pembuat kapur tulis.

Pada 1899, Arthur Smith, seorang ilmuwan Inggris, juga membuat temuan jenis plastik baru bernama phenol formaldehyde. Plastik jenis ini mencampur antara formaldehyde resin dengan teknik pembuatan dengan elektrisitas (listrik). Plastik milik Smith bersifat lebih keras dan kaku.

Secara garis besar, pada 1839 - 1894 merupakan era kemunculan plastik jenis semisintetis. Pada era ini pula, tepatnya 1872, plastik khusus pipa air atau disebut polyvinyl chloride (PVC) ditemukan oleh Eugen Baumann.

Sedangkan pada awal abad ke-20 (1908 - 1932) merupakan era paling produktif munculnya jenis-jenis plastik, mulai dari plastik yang kemudian dijadikan benang (nilon), PVC yang lebih elastis, hingga "si busa putih bernama Styrofoam temuan Ray McIntire pada 1954".

Memasuki era modern, 1940 - 1980, material pembuat plastik bukan hanya dari selulosa, alkohol, atau resin, namun ada yang dicampur kristal. Yang sifatnya kaku, awet, dan bening transparan seperti kristal. Plastik jenis ini kemudian banyak digunakan sebagai kaca lampu kendaraan atau lampu-lampu lainnya.

Untuk pemesanan Aneka Plastik bisa hubungi Marketing kami dengan kontak di bawah ini :

Andrias Saputra (0857-8180-8999 / 0822-6060-8058)
email : Andrias.Multiplas@gmail.com

Simbol-Simbol Kemasan Plastik yang Harus Anda Ketahui

Saat ini kemasan plastik banyak dipakai karena ringan, tidak mudah pecah, dan murah. Akan tetapi plastik juga beresiko terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita. Oleh karena itu kita harus mengerti plastik-plastik yang aman untuk kita pakai.

Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. Mulai dari botol minum, TV, kulkas, pipa pralon, plastik laminating, gigi palsu, compact disk (CD), kutex (pembersih kuku), mobil, mesin, alat-alat militer hingga pestisida. Oleh karena itu kita bisa hampir dipastikan pernah menggunakan dan memiliki barang-barang yang mengandung Bisphenol-A. Salah satu barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol A adalah industri makanan dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan, plastik penutup makanan, botol air mineral, dan botol bayi walaupun sekarang sudah ada botol bayi dan penyimpan makanan yang tidak mengandung Bisphenol A sehingga aman untuk dipakai makan. Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang mengandung Bisphenol-A.


Apakah arti dari simbol-simbol yang kita temui pada berbagai produk plastik?


PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Botol-botol dengan bahan #1 dan #2 direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat apalagi panas. Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret.



HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu. Sama seperti #1 PET, #2 juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian.



V atau PVC (polyvinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit di daur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.



LDPE (low density polyethylene) biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode #4 dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang dengan #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan.



PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik.



PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China.



Other (biasanya polycarbonate) bisa didapatkan di tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate.

Masih banyak sekali barang plastik yang tidak mencantumkan simbol-simbol tersebut diatas, terutama barang plastik buatan lokal di Indonesia. Oleh karena itu, kalau anda ragu lebih baik tidak membeli. Kalaupun barang bersimbol lebih mahal, harga tersebut lebih berharga dibandingkan kesehatan keluarga kita.

Hindari penggunaan plastik apapun di Microwave, gunakan bahan keramik, gelas atau pyrex sebagai gantinya. Hindari juga membuang sampah plastik terutama yang mengandung Bisphenol-A sembarangan karena bahan tersebut pun bisa mencemari air tanah yang pada akhirnya pun bisa mencemari air minum banyak orang.

Untuk pemesanan Aneka Plastik bisa hubungi Marketing kami dengan kontak di bawah ini :

Andrias Saputra (0857-8180-8999 / 0822-6060-8058)
email : Andrias.Multiplas@gmail.com